Senin, 09 September 2013

Puisi Baru



Senja Kepada Malam
Santi Wahyu Pamungkas

Deru angin menari di batas cakrawala
Sinaran surya remang-remang menghambur di tepi barat
Alunan senja menggema menanti lantunan malam
Sisa kesejukkan masih menyelimuti kebisuan
Kunang merenung di balik dahan menanti malam
Berkas cahaya emas terus berkedip seakan hilang
Di balik gundukan batu, seekor katak tengah berdendang
Kutilang telah lelap sebelum senja menjelang
Di dirgantara lekuk senyum sang dewi malam bersinar
Cahaya kecil di langit kemudian turun ke dahan-dahan
Sementara segumpal kegelapan muncul dari balik bukit
Lalu titik-titik sinar kecil berkedip di atas laut selatan
Awan berarak-arak kesana kemari
Ketika gelap menyapa dan hawa terasa membekukan kulit
Kesunyian memekakan telinga
Semilir angin menemani istirahat di malam panjang
Seakan lagu kesunyian terus melayang
Selamat datang malam panjang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar